ASANOER.COM – TRIK MENGUBAH GAMBAR BACKGROUND DENGAN PHP & MYSQL

Trik pemrograman PHP dan MySQL asanoer kali ini adalah bagaimana menggunakan sedikit kode untuk mengubah gambar latar (background) halaman web dinamis kita setiap loading. Dengan memanfaatkan sedikit kode PHP serta beberapa kode MySQL maka trik ini akan mudah.

1. Latar Belakang

Artikel ini terbit didasari motivasi untuk berbagi pengalaman saat saya membuat webiste untuk warnet dengan background yang berubah tiap loading. Supaya pengunjung warnet betah dengan dimanjakan web yang tidak monoton. Yah, walaupun monoton di kontennya, hehe.

2. Batasa-batasan

Karena banyaknya trik dan ide, maka artikel ini hanya dibatasi dengan cara mengambil data dari database saja tanpa adanya kelengkapan seperti CRUD untuk input gambar baru. Jadi, memasukkan data nama gambar ke database dilakukan secara manual di PHPmyAdmin atau database management lainnya. Sehingga untuk pembaca dapat berkesempatan untuk menambahkan beberapa kode supaya komplit dengan CRUD atau lainnya. Silahkan Anda lihat demo di link ini.

Demo-Demo-Demo-Demo

3. Langkah-langkah

  • – Kunjungi Halaman Ini

Tidak jauh berbeda dengan artikel asanoer sebelumnya, maka Anda dipersilahkan untuk membaca halaman ini. Dan kemudian bisa kembali ke artikel ini lagi.

  • – Unduh-unduh

Silahkan download / unduh beberapa aplikasi sepert server PHP, server MySQL dan aplikasi phpMyAdmin yang sudah dibundel seperti XAMPP ataupun lainnya. Lakukan instalasi pemasangan aplikasi bundel tersebut di komputer Anda. Namun jika sudah maka unduhlah contoh data dan kode nya berikut.

Baca terlebih dahulu ini => BACA-INI.txt

Download ZIP File => asanoer.com-php-background.zip

 

 

  • – Lakukan Import

Buatlah folder dengan nama “php-background” di dalam folder htdoc Anda dan masukkan file zip hasil unduhan dalam folder tersebut. Ekstrak / bongkar file di folder tersebut. Anda akan dapati daftar file berikut.

daftar file

daftar file

Yang paling penting adalah file htaccess, index.php, gambar.php, dan data.sql. Sedangkan file tambahan adalah file gambar yang akan ditampilkan.

! Catatan

Jika folder tidak memakai nama “php-background” maka Anda juga harus menyamakannya di file htaccess.

Buatkan database dengan nama asanoer-background atau nama lainnya terserah Anda. Kemudian dalam database tersebut lakukan import data dalam folder bongkaran tersebut ke phpmyadmin. Lakukan cara ini dengan membuka file data.sql dan ikuti langkahnya seperti dalam artikel ASANOER.COM – CARA IMPOR DATABASE MYSQL DENGAN TEKS SQL (luangkan waktu Anda untuk membacanya jika belum mengerti).

impor data sql

impor data sql

Bukalah file gambar.php dan lakukan sedikit konfigurasi database seperti dalam gambar di bawah ini. Atau tidak usah sama sekali, karena secara langsung konfigurasi database sudah sama.

konfigurasi database mysql

konfigurasi database mysql

  • – Coba Akses

Lakukan akses di browser dengan ketik / ketuk : localhost/<nama_folder>/asanoer-background.jpg

localhost/php-background/asanoer-background.jpg

Jika berhasil, maka akan nampak seperti dalam demo di atas.

contoh hasilnya

contoh hasilnya

4. TEORI DASAR

skrip kode ini berjalan menggunakan alur berikut.

flow chart

flow chart

  • Prosedur Ambil Nama File

Prosedur ini ada di file index.php, ini sudah ditulis dalam artikel ASANOER.COM – PRETTY URL ATAU CLEAN URL UNTUK WEB DINAMIS DENGAN HTACCESS. Jadi intinya prosedur ini hanya akan memilah URL berdasarkan garis miringnya. Kemudian mengambil salah satu nilai yang merupakan nama file / nama halaman / ID dan lain sebagainya. Jadi prosedur ini akan membuat URL cantik yang dikenal dengan sebutan pretty URL yang akan dikenali mesin pencari. Seperti ini :

/halaman/gambar.php?id=10

Dengan prosedur ini akan menjadi :

/halaman/gambar/10

Atau lebih keren lagi menjadi

/halaman/gambar/produknya.jpg => produknya.jpg adalah nama fiktif (alias tidak ada nama file tersebut dalam server).

  • Cek nama File (Sesuaikah?)

Setelah mendapatkan nama file fiktif tersebut maka prosedur berikutnya akan cek nama file ini, apakah ada atau tidak. Maksud dari ada / tidak itu adalah deskripsi yang diberikan kita kepada server. Ini bisa dikembangkan lagi menjadi sebuah database. Jika nama fiktif tersebut ada dalam database, maka lakukan hal berikutnya. Namun jika tidak ada, maka silahkan buat aksi lainnya.

cek nama file

cek nama file

  • Masuk ke file gambar.php

Nah dalam kasus di atas nama file fiktif “asanoer-background.jpg” ternyata dibuat ada dalam IF. Sehaingga aksi berikutnya, akan masuk ke file gambar.php. Lihat gambar di atas.

  • Gambar Tidak Sesuai

Aksi inilah saat nama file fiktif tidak terdaftar atau tidak dideskripsikan. Maka aksinya akan memberikan gambar default yaitu Logo ASANOER.com. Atau silahkan di proses sendiri.

nama file tidak ada

nama file tidak ada

  • Gambar.php

Dalam aksi di gambar.php adalah inti dari artikel ini yaitu mengubah-ubah gambar setiap reload page. Jadi intinya, pengubahan gambar ini berdasarkan perubahan status dalam database yang sudah dibuat sebelumnya. Status inilah yang membuat gambar berubah-ubah.

  • Config Database

Seperti biasa kita membuat aplikasi database, maka diwajibkan membuat akses databasenya dengan konfigurasi. Lihat gambar ini.

konfigurasi database mysql

konfigurasi database mysql

  • Ambil nama gambar dan IDnya yang berstatus 1

Ambil terlebih dahulu nama file yang akan ditampilkan. Nama file gambar yang ditampilkan adalah yang sudah diberikan status tampil = 1. Juga ambil ID yang bersangkutan.

ambil nama gambar

ambil nama gambar

! Nama file gambar ini adalah nama file yang sebenarnya alias bukan nama fiktif. Maka dari itu harus sama antara di database dan di filenya.

  • Ambil ID terbesar dan ID terkecil.

Untuk keperluan prosedur berikutnya maka perlu didefinisikan ID terbesar dan ID terkecil dalam database seperti gambar berikut.

id maks min

id maks min

  • Dapatkan ID baru untuk dibuat status 1

carilah ID baru setelah ID berstatus 1. ID yang berstatus 1 sebelumnya didefinisikan sebagai ID lama. Sedangkan ID baru adalah baris berikutnya setelah baris ID lama atau bisa jadi baris awal lagi dan berputar.

cari id baru

cari id baru

  • Update masing-masing ID lama dan ID baru.

Kemudian buatlah status dari masing-masing ID. Tentunya ID lama harus berstatus 0 karena sudah ditampilkan ke browser. Nah untuk ID baru akan ditampilkan saat load page berikutnya maka diberikan status 1. Ini akan berlanjut lagi terus menerus saat muat ulang halaman (reload page).

update id

update id

  • Tampilkan gambar dari ID lama.

Inilah yang akan diberikan ke client kita (browser atau lainnya). Jadi nama fiktif akan diberikan dengan nama gambar berubah sesuai status dalam database.

gambar tampil

gambar tampil

Sumber-sumber :

  • Sebagian besar dari Allah Yang Maha Pemilik Ilmu.
  • Pengalaman pribadi dan dari artikel-artikel di internet melalui google dot com
  • Gambar-gambar dari screen shoot skrip PHP & MySQL demo.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *